Blogger news

Sabtu, 22 Februari 2014

6 Fakta Menarik letusan Gunung Kelud

0

Gunung kelud, sebuah gunung aktif di Provinsi Jawa Timur ini menyimpan banyak fakta yang perlu Anda ketahui.

Kelud juga tergolong sebagai gunung berapi aktif tipe A dengan letusan eksplosif. Hanya pada 2007 saja gunung itu tercatat efusif, hanya membentuk kubah lava saja. Sepanjang sejarahnya, Gunung Kelud sudah beberapa kali meletus, pada 1586, 1919, 1951, 1966, 1990, 2007, terakhir 2014.


Ada beberapa fakta letusan gunung kelud yang menarik dan perlu untuk Anda ketahui, seperti dilansir Merdeka.com dan KapanLagi.com berikut ini.


Danau Kawah


Sebelum Gunung Kelud meletus pada tahun 2007 lalu, Gunung kelud memiliki sebuah kawah di puncaknya. Danau tersebut dapat menyimpan banyak sekali air.


Pada zaman penjajahan Belanda muncul kekhawatiran akan timbul banyak korban saat Gunung Kelud meletus akibat dari banyaknya air yang berada dalam kawah. Untuk itu, pada tahun 1902 Pemerintah Belanda membangun sistem terowongan untuk mengurangi jumlah air di kawah.


Terowongan yang telah berhasil mengurangi air dari dalam kawah itu kemudian jebol, akhirnya pada tahun 1923 Pemerintah Belanda membuat 7 terowongan lagi untuk mengurangi jumlah air dalam kawah.


Setelah erupsi tahun 2007, kawah Gunung Kelud yang berisi air tersebut menghilang dan digantikan oleh sebuah kubah lava. Setelah terbentuk kubah lava, kawah gunung ini hanya menyisakan sedikit kubangan air.


Telah meletus 40 kali


Gunung Kelud yang terletak pada perbatasan 3 daerah yaitu Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang ini tercatat telah meletus sebanyak 40 kali. Catatan ini merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Smithsonian di Washington DC, Amerika Serikat.


Gunung Kelud termasuk gunung yang paling aktif di Jawa Timur, 40 kali letusannya terjadi hanya dalam kurun waktu 100 tahun. Gunung ini memiliki frekuensi waktu meletus yang cukup dekat, yaitu sekitar 9-25 tahun


Letusan Tahun 1586


Letusan Gunung Kelud paling besar yang tercatat dalam sejarah terjadi pada tahun 1586. Letusan ini menelan sekitar 1000 korban jiwa. Pada masa itu jumlah penduduk masih sedikit. Bisa di bayangkan betapa dahsyatnya letusan yang terjadi hingga menimbulkan begitu banyak korban jiwa.


Berdasar catatan bencana gunung meletus di Indonesia, jumlah korban jiwa akibat letusan Gunung Kelud pada 1586 itu merupakan rekor jumlah korban jiwa terbesar ketiga, setelah letusan Gunung Tambora di Sumbawa pada 10 hingga 12 April 1815, dan Krakatau di Selat Sunda pada 26 hingga 28 Agustus 1883.


Menurut buku Data Dasar Gunung Api di Indonesia. Letusan pada saat itu diperkirakan memiliki kekuatan Volcanic Explosivity Index (VEI): 5. Ini setara dengan letusan Gunung Pinnatubo di Filipina pada tahun 1991.


Letusan Tahun 1919


Letusan yang terjadi pada tengah malam tanggal 20 Mei 1919 ini merupakan yang terbesar kedua setelah tahun 1586 . Sekitar 5160 orang menjadi korban jiwa akibat letusan gunung ini.


Letusan yang terjadi pada tengah malam ini disebut terbesar dalam abad 20. Letusan ini sangat keras sehingga dentumannya terdengar sampai Kalimantan. Hujan batu cukup lebat dan sebagian atap rumah hancur, dan hujan abu mencapai Bali. Kota Blitar dilaporkan mengalami kehancuran akibat letusan ini.


Karena letusan inilah kemudian dibangun sistem saluran terowongan pembuangan air danau kawah, dan selesai pada tahun 1926. Secara keseluruhan dibangun tujuh terowongan


Letusan Tahun 2007


Pada tahun 2007, Gunung Kelud kembali menggeliat. Pada saat itu, terdapat beberapa aktifitas kegempaan dan suhu air danau meningkat.


Akibat aktivitas tinggi tersebut terjadi gejala unik dalam sejarah Kelud dengan munculnya asap tebal putih dari tengah danau kawah diikuti dengan kubah lava dari tengah-tengah danau kawah sejak tanggal 5 November 2007 dan terus "tumbuh" hingga berukuran selebar 100 m. Para ahli menganggap kubah lava inilah yang menyumbat saluran magma sehingga letusan tidak segera terjadi. Energi untuk letusan dipakai untuk mendorong kubah lava sisa letusan tahun 1990.


Setelah peristiwa itulah danau kawah di gunung kelud ini menghilang, digantikan oleh terbentuknya kubah lava di puncak Gunung Kelud.


Letusan Tahun 2014


Meletusnya Gunung Kelud pada tanggal 13 Februari ini membuat hujan abu yang cukup dahsyat. Hujan abu vulkanik ini terjadi sampai Bandung dan Mataram.


Material vulkanik Gunung Kelud mencapai ketinggian 17 kilometer, sehingga debu terbawa sampai ke beberapa daerah. Menurut BMKG, debu pada lapisan 1.500 meter terbawa ke arah timur Laut, pada lapisan 5.000 meter ke arah barat laut dan pada 9.000 meter ke arah barat.


Di sekitar wilayah Kediri, Batu, dan Blitar, ketebalan pasir yang terjadi mencapai 10-30 cm. Ketebalan ini membuat jalan-jalan dan bangunan di kota-kota tersebut berwarna kelabu karena terselimuti debu.


Nah, itulah 6 Fakta Menarik letusan Gunung Kelud semoga menambah wawasan anda.
Read More

Jumat, 24 Januari 2014

Wajah Masjidil Haram

0

IRONIS. Demikianlah, pemerintah kerajaan Saudi terus menerus menghambur-hamburkan uang untuk melakukan pembangunan fisik di atas situs-situs sejarah Islam tanpa mempedulikan makna sejarah dari situs-situs tersebut. Mereka telah membongkar rumah Rasulullah di Madinah, rumah suci tempat malaikat pernah turun naik dari langit ke bumi untuk menemui kekasih-Nya. Mereka membiarkan terlantar kompleks pekuburan para syuhada dan pahlawan Islam, sebagiannya bahkan dibongkar dan di atasnya didirikan bangunan mewah.


Kini pun pemerintah Saudi tengah merencanakan mega proyek pengembangan kota Mekkah yang lagi-lagi menghancurkan situs-situs sejarah Islam yang tiada ternilai harganya. Mereka melakukan itu semua bekerja sama dengan pemerintah dan perusahaan-perusahaan Amerika.


Makkah sendiri terus melakukan bongkar pasang: Masjid Al Haram akan diperbesar, areal tawaf di sekitar Ka’bah ditutup dengan pelindung, puluhan apartemen pencakar langit sedang diselesaikan, hotel-hotel bintang lima sedang ditambahkan, mal-mal baru dikebut, jalur kereta cepat dari Jeddah dipersiapkan langsung sampai ke Al Haram, monorel dibangun untuk menghubungkan 3M (Makkah-Muzdalifah-Mina), kereta cepat dipersiapkan untuk menghubungkan Jeddah-Makkah-Madinah.


Dan banyak lagi: terowongan, terminal, gedung parkir, plaza, eskalator perkotaan, pertamanan…. semua serba baru. Dua tahun lagi, 2010, sebagian proyek raksasa itu sudah terlihat. Dan semuanya akan sempurna pada 2020. Penataan Makkah kali ini dilakukan secara total, terencana, dan tidak tambal sulam. Pembuatan konsep perencanaannya saja memerlukan biaya sangat besar! Kali ini, perubahan Makkah tidak tanggung-tanggung. Langsung dirancang untuk memenuhi kebutuhan masa depan secara sempurna.


Tidak boleh ada sedikit pun yang menghambat: bangunan yang masih baru pun harus dibongkar. Gunung batu yang keras pun diiris, dipotong, dan digali. Peninggalan sejarah tidak dipedulikan. Protes tidak dilayani. Termasuk dari pemerintah Turki yang mempersoalkan dihancurkannya benteng Ajyad. Inilah benteng yang dibangun pada 1775 yang sangat berjasa dalam mempertahankan Kota Makkah. Yakni, benteng yang dibangun ketika Makkah masih di bawah pemerintahan Turki Osmani.


Pokoknya, apa pun yang berada di atas tanah seluas 23 hektare itu harus dikosongkan. Yakni mulai Makkah Hotel, kanan kirinya sampai ke belakang. Kawasan ini mencakup wilayah yang disebut Jabal (Gunung) Omar, yang bentuknya berupa gunung batu yang sangat keras.


Selama ini di lereng-lereng dan di atas gunung itu penuh dengan bangunan rumah yang kalau musim haji sangat laris disewakan. Jamaah haji pun harus turun naik gunung ketika pergi atau pulang dari. Saat ini kita tengah menyaksikan saat-saat terakhir sejarah Makkah.


Bagian bersejarahnya akan segera diratakan untuk dibangun tempat parkir,” katanya kepada Reuters. Disebutkan setidaknya ada 300 bangunan bersejarah di Makkah dan Madinah dimusnahkan selama 50 tahun terakhir. Tentu juga harus melewati lorong-lorong kecil yang menanjak dan menikung. Semua bangunan itu sudah dua tahun ini hilang. Sudah digusur empat tahun lalu. Di situlah akan dibangun perumahaan modern, berupa apartemen pencakar langit sebanyak 4o tower (menara).


Menara-menara itu dijajar kiri kanan dalam posisi seperti setengah melingkar. Di antara dua jajaran tower itulah disediakan ruang kosong yang bisa dipakai sembahyang untuk 200.000 orang. Pengeras suara tersambung dengan pengeras suara Masjid Al Haram. Di areal ini juga dibangun pertokoan, termasuk showroom. Sekira 4.500 toko tersedia di situ. Juga 3.000 showroom. Kendaraan yang bisa ditampung mencapai 12.000, satu penambahan yang luar biasa dibanding tempat parkir sekarang yang hanya muat 570 mobil.


Di ujung superblok ini dibangun satu “pintu gerbang” yang wujudnya gedung pencakar langit kembar, seperti di Kuala Lumpur itu. Masing-masing 50 tingkat. Kalau kawasan 23 hektare ini sudah jadi, maka berada di plaza ini akan merasakan sensasi luar biasa: menghadap dan memandang ke keagungan Masjid Al Haram yang letaknya agak di bawah sana.


Kalau malam, tentu lebih menakjubkan karena pencahayaan lampunya yang seperti tanpa batas. Proyek Jabal Omar, kalau sudah jadi, bisa saja terasa lebih menonjol daripada Masjid Al Haram. Namun, karena desainnya yang menjadi satu kesatuan.


Bangunan-bangunan itu dibongkar karena berbagai alasan, namun sebagian besar karena ingin menyesuaikan dengan kota-kota besar di dunia lainnya. Bahkan sekarang, tempat kelahiran Nabi SAW terancam akan dibongkar untuk perluasan tempat parkir. Sebelumnya, rumah Rasulullah pun sudah lebih dulu digusur. Padahal, disitulah Rasulullah berulang-ulang menerima wahyu. Di tempat itu juga putra-putrinya dilahirkan serta Khadijah meninggal. Tidak ada kesan pembandingan seperti itu. Jabal Omar juga bisa disebut bagian dari Masjid Al Haram.


Seluruh biaya untuk membangun kawasan 23 hektar ini saja sekira Rp 250 triliun. Yang membangun adalah perusahaan swasta bernama Jabal Omar Development Company (JODC). Untuk merealisasikan proyek ini, perusahaan itu langsung go public di bursa saham Arab Saudi. Waktu masuk pasar modal, yang menjadi underwriter adalah sebuah anak perusahaan bank swasta setempat: Al Bilad. Auditornya adalah perusahaan keuangan Amerika Serikat, Ernst & Young.


Sebanyak 30 persen saham perusahaan ini dilepas di pasar modal. Sisanya milik beberapa pengusaha terkemuka, seperti Abdul Rahman Faqeeh dan Bin Laden (keluarga Osama bin Laden. Ini membuktikan bahwa Al Qaida adalah binaan CIA, blogger).

Faqeeh juga dikenal sebagai pengusaha pertama dan terbesar yang bergerak di bidang rumah potong hewan dan ayam. Belum lama ini Faqeeh membangun rumah potong ayam besar-besaran. Empat buah sekaligus di empat kota. Ini karena ada aturan baru di Arab Saudi tidak boleh lagi mengangkut ayam hidup dari satu kota ke kota lain.

Meski harus berhenti selama musim haji hari-hari ini, proyek Jabal Omar benar-benar dikebut. Kontraktor readymix-nya, misalnya, sampai harus membangun dua pabrik pencampur semen sekaligus, khusus untuk melayani satu proyek ini saja. Maklum, proyek ini sehari saja memakan semen yang sudah diaduk kerikil 11.000 ton. Sang kontraktor juga harus mampu mengirim semen adukan itu secara konstan 24 bulan penuh.
Read More

Selasa, 09 Juli 2013

Lafaz niat sholat tarawih dan witir

0
Assalamualaikum…
Pada postingan  sebelumnya kita sudah belajar mengenai lafaz niat berpuasa dalam bulan ramadan.
Berhubung bulan ramadan semakin dekat, sekarang kita akan lanjutkan mengenai Shalat Tarawih dan Shalat Witir.
Shalat tarawih merupakan shalat sunnah yang biasa di kerjakan secara berjama’ah setelah shalat isa dalam bulan ramadan dan di akhiri dengan shalat Witir.
   ¤ jumlah raka’at shalat tarawih dan shalat Witir.
Jumlah raka’at dalam sholat tarawih pada umumnya 20 rakaat, dengan 10 salam, jadi setiap mendapat 2 rakaat lansung salam. Namun ada juga yang melaksanakannya
sebanyak 8 rakaat. Tergantung kita mau pilih yang mana yang pentik ikhlas ngejalaninnya. Dan, untuk sholat
Witir pada umumnya dilaksanakan
sebanyak 3 rakaat. Untuk sholat Witir ini,
ada yang dilaksanakan sekaligus 3 rakaat, namun yg paling sering digunakan dengan dibagi menjadi 2 rakaat dan 1
rakaat.
   ¤ lafaz niat shalat tarawih dan shalat Witir
a. lafaz niat shalat tarawih
ﺃُﺻَﻠِّﻲْ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟﺘَّﺮَﺍﻭِﻳْﺢِ ﺭَﻛْﻌَﺘَﻴْﻦِ ﻣُﺴْﺘَﻘْﺒِﻞَ ﺍﻟْﻘِﺒْﻠَﺔِ
ﻣَﺄْﻣُﻮْﻣًﺎ ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
usholli sunnatattarawihi rak’ataini
mustaqbilalqiblati ma-muman lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat sholat tarawih dua
rokaat dengan menghadap qiblat menjadi
mamum karena Allah ta’ala.
b. Lafaz niat shalat Witir 2 rakaat
ﺃُﺻَﻠِّﻲْ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟْﻮِﺗْﺮِ ﺭَﻛْﻌَﺘَﻴْﻦِ ﻣُﺴْﺘَﻘْﺒِﻞَ ﺍﻟْﻘِﺒْﻠَﺔِ
ﻣَﺄْﻣُﻮْﻣًﺎ ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
usholli sunnatal witri rak’ataini
mustaqbilalqiblati ma-muman lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat sholat witir dua rokaat
dengan menghadap qiblat menjadi
mamum karena Allah ta’ala.
c. Lafaz niat shalat Witir 1 rakaat
ﺃُﺻَﻠِّﻲْ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟْﻮِﺗْﺮِ ﺭَﻛْﻌَﺔً ﻣُﺴْﺘَﻘْﺒِﻞَ ﺍﻟْﻘِﺒْﻠَﺔِ ﻣَﺄْﻣُﻮْﻣًﺎ
ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
usholli sunnatal witri rak’atan
mustaqbilalqiblati ma-muman lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat sholat witir satu
rokaat dengan menghadap qiblat menjadi
mamum karena Allah ta’ala.
d. Lafaz niat shalat Witir 3 rakaat
ﺃُﺻَﻠِّﻲْ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟْﻮِﺗْﺮِ ﺛَﻠَﺎﺙَ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ ﻣُﺴْﺘَﻘْﺒِﻞَ
ﺍﻟْﻘِﺒْﻠَﺔِ ﻣَﺄْﻣُﻮْﻣًﺎ ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
usholli sunnatal witri tsalatsa raka’atin
mustaqbilalqiblati ma-muman lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat sholat witir tiga rokaat dengan menghadap qiblat menjadi
mamum karena Allah ta’ala.
catatan: kata ﻣَﺄْﻣُﻮْﻣًﺎ ma-muman digunakan
jika kita menjadi ma’mum.
ganti kata ﻣَﺄْﻣُﻮْﻣًﺎ ma-muman dengan
ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ imaman jika kita menjadi imam
Semoga ini bermanfaa buat sobat semua.. Amiiin
Read More

Selasa, 28 Mei 2013

Kisah Rasulullah Menangis Sepanjang Malam

0
Menangis adalah sebuah reaksi emosi yang wajar. Umumnya, perempuan lebih mudah dan lebih sering menangis daripada laki-laki. Masyarakat umumnya menuntut laki-laki agar kuat dan tegar, salah satu bentuknya adalah dengan tidak menangis. Jika seorang laki-laki kedapatan sedang menangis, cibiran dan cemoohan pun akan tertuju padanya. “Kamu itu laki-laki, jangan nangis seperti perempuan!”
Laki-laki memang harus kuat, tetapi bukan berarti tak boleh menangis. Menangislah ketika mengingat ALLAH.. Menangislah ketika menyesali dosa-dosa yang telah diperbuat. Menangislah..

Pernah suatu ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menangis sepanjang malam. Apa yang membuat beliau menangis sepanjang malam? Apakah istri? Anak keturunan? Harta benda dan kebun-kebun? Ternyata bukan karena hal-hal duniawi tersebut..

Beliau menangisnya karena dalam shalatnya beliau membaca Al-Qur’an Surah Al-Ma’idah ayat 118 yang menceritakan doa untuk umatnya, untuk kita..

Beliau shalat sambil menangis hingga waktu Subuh tiba..
Beliau terus mengulang-ulang ayat tersebut. “Jika Engkau siksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-MU, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”

Kemudian beliau memanjatkan kedua tangan seraya berdoa, “Ya ALLAH, umatku .. umatku ..”

Lalu beliau
menangis tersedu-sedu.

ALLAH Subhanahu Wata’ala berkata kepada Jibril, “Wahai Jibril, pergi dan temuilah Muhammad. Tuhanmu Maha Mengetahui. Sekarang tanyakan kepadanya, kenapa dia menangis?”

Jibril pun menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menanyakan sebab musabab beliau menangis. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berterus terang kepada Jibril mengenai kekhawatiran beliau pada umat beliau. Jibril pun melaporkan pengaduan Rasulullah itu kepada ALLAH..

ALLAH menjawab, “Sekarang, pergi dan temui Muhammad. Katakan padanya bahwa Aku meridainya untuk memberikan syafaat kepada umatnya dan Aku tidak akan berbuat buruk kepadanya (selama tidak menyekutukan Allah).” (HR. Muslim dan Ath-Thabari)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, manusia mulia itu, laki-laki agung itu, menangis dalam shalatnya. Menangis memohon ampunan untuk umatnya, kita..

SubhanALLAH..Sungguh besar cinta Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pada kita.Bagaimana dengan kita? Menangiskah kita ketika mengingat ALLAH dan Rasul-Nya?

Rindu kami padamu ya Rasul..

Semoga Shalawat serta Salam,Senantiasa ALLAH limpah curahkan kepada Junjunan kita,Nabi Besar Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam,kepada Keluarganya,Sahabat2nya,dan Kita juga sebagai umat nya semoga Mendapat Syafaat Beliau kelak di Hari Kiamat..
Read More

‘Masa Tuhan Bisa Mati?’ & Anthony Pun Masuk Islam

0
ANTHONY Vatswaf Galvin Green lahir Dar es Salam, Tanzania. Ibunya seorang Katolik yang taat dan ayahnya seorang agnostik, dan sejak kecil Anthony dididik sebagai seorang Katolik yang taat.  Ayahnya seorang administrator kolonilal kerajaan Inggris. Kini, kerajaan yang terbentang begitu luasnya lebih dari sepertiga permukaan bumi itu telah hancur. Satu-satunya yang tersisa adalah beberapa pulau di Falklands. Begitu banyak hal yang berubah, termasuk Antony, bahkan namanya kini berubah menjadi Abdur Raheem Green—setelah ia masuk Islam tentunya.
Oleh ibunya, Anthony kecil adiknya, Duncan disekolahkan di asrama biara. Setiap hari ia hidup bersama para biarawan di Ampleforth College, di Yorkshire, Inggris Utara. Sang ibu menganggap dengan bersekolah di asrama akan membuat Anthony menjadi penganut Katolik yang taat.

“Seharusnya ibu juga menikah dengan seorang Katholik, tapi karena ibu menikah dengan ayah yang agnostik, ia merasa menjadi seorang penganut Katolik yang buruk. Maka, ia ingin menjadikanku seorang Katolik yang taat,” terang Anthony.

Saat Anthony berumur sembilan tahun, sang ibu mengajarinya sebuah doa yang biasa diucapkan oleh umat Katholik. Doa itu dimulai dengan kalimat “Salam maria, ibu Tuhan”. Namun, kalimat itu membuat Anthony heran.  Bahkan dalam usianya yang baru sembilan tahun, kalimat itu seperti pukulan pertama, mendengar ibu berkata salam maria ibu Allah

“Aku kemudian bertanya pada diri sendiri bagaimana Tuhan bisa memiliki ibu?” katanya. Ia berpikir Tuhan seharusnya tanpa awal dan tanpa akhir. Bagaimana bisa Tuhan memiliki seorang ibu? Anthony kecil kemudian mengambil kesimpulan “jika Maria adalah ibu Tuhan, maka pasti Maria menjadi Tuhan lebih baik daripada Yesus.”

Belum lagi soal pelajaran di sekolahnya yang semakin membuatnya galau. Di sekolah, dalam satu kali setahun selalu ada pengakuan dosa kepada pastor. “Kamu harus mengakui semua dosa, jika tidak maka pengakuan dosa-dosamu tidak akan diampuni,” demikian kata sang pastur yang terus diingat oleh Anthony.
Anthony merasakan keimanannya semakin bermasalah. Pikirannya mulai liar, ia bahkan memiliki ide “Tuhan menjadi manusia”.

Pikirannya mulai terbuka. Ia sering bertanya mengapa harus sekolah di asrama, jauh dari siapapun dan dimanapun. Saat berusia sebelas tahun, sang ayah dipindah tugaskan ke Mesir. Ayahnya menjadi General Manager Barclays Bank di Kairo. Hampir selama sepuluh tahun, ia selalu menghabiskan waktu liburan di Mesir. Sekolah di London, dan liburan di Mesir.

Ia mulai jatuh cinta pada Mesir. Saat kembali ke sekolah seusai liburan, ia bertanya untuk apa kembali ke asrama Yorkshire Moor, ia merasa tak menyukai tempat itu. “Saya mulai bertanya pada diri sendiri mengapa saya ada, apa tujuan hidup saya, hidup ini untuk apa?”

Ia lantas mulai mencari jawaban, memulai pecarian. Pencarian itu barangkali bisa ditemukan melalui agama lain yang mungkin bisa memberikan  pemahaman tentang tujuan hidup.

Sepuluh tahun waktu yang di ia habiskan di Mesir. Ada satu masa saat ia berumur 19 tahun berbincang tentang Islam dengan seseorang. Ia memang meragukan Katholik sebagai agamanya. Tapi saat itu siapapun yang mempertanyakan agamanya itu, ia akan tetap membela keimanannya. Ia merasakan ini sebagai sebuah paradoks yang aneh.

“Aku berbincang dnegan orang itu selama 40 menit. Pemuda itu memintaku menjawab beberapa pertanyaan darinya,” katanya.

Si pemuda
menanyakan “Apakah kau mempercayai Yesus?”, Anthoni menjawab “Ya”. Pemuda itu kemudian bertanya lagi, “Apakah kamu percaya Yesus mati disalib?”, Anthoni kembali menjawab “Ya.”
Si pemuda kembali bertanya “Jadi kamu percaya Tuhan mati?”.

Seketika Anthony terperangah, menyadari sebuah ironi. Sambil mengakui kebodohan dirinya, ia menjawab, “Tentu saja saya tidak percaya Tuhan mati. Manusia tidak bisa membunuh Tuhan,” tandas Anthony.

Pertemuan dengan pemuda Mesir itu menjadi titik balik dalam kehidupan Anthony. Sebelumnya ia tak pernah bermimpi bahkan memikirkan tentang Islam. Anthony berpikir bahwa karena taka da agama, maka ia harus jadi orang kaya.  Ia berpikir bagaimana menghasilkan uang tapi hanya sedikit usaha. “Siapa yang ingin mengabiskan banyak waktu untuk bekerja?” pikirnya. Ia mengingat orang Inggris yang memiliki banyak uang tapi mereka bekerja terlalu keras, bahkan sampai terjadi revolusi industri. Orang Amerikapun harus berjuang keras untuk menjadi kaya. Orang Jepang pun dikenal sebagai penggila kerja.

“Kemudian saya berpikir tentang orang Arab. Mereka duduk di atas unta dan berteriak ‘Allahu Akbar’, tapi mereka kaya,” ujarnya.
Anthoni merasakan ketertarikan luar biasa untuk membeli Alquran. Ia mengambil terjemahannya. “Aku tak ingin mencari kebenaran. Aku hanya ingin tahu apa isi kitab suci ini,” katanya.

Anthony adalah pembaca yang cukup cepat. Ia membaca Alquran saat berada di kereta api. Seketika itu pula ia menyimpulkan dan berkata pada diri sendiri, “Jika saya pernah membaca buku yang berasal dari Tuhan, maka ini dia bukunya.”

Ia menyakini Alquran itu berasal dari Allah. Ketika menyadari itu ia mulai bergerak lebih jauh, tak hanya membaca Alquran saja, tapi untuk mengamalkannya juga. “Sama saja seperti kita melihat apel yang terlihat harum, kita tak akan pernah tahu rasanya kalau tidak mencicipinya,” katanya.

Tertarik dengan pengamalan Alqurlan ia pun mulai mencoba untuk shalat meski saat itu ia belum resmi mengucap syahadat. Tak tahu bagaimana cara shalat, ia mengingat-ingat bagaimana seseorang yang pernah ia temui di Mesir melakukan shalat. “Saya mengingat seorang lelaki shalat dengan cara yang lebih indah dibandingan saya ketika saya masih menjadi Katholik,” ingatnya.

Suatu hari Anthony pergi ke toko buku yang kebetulan berada di dalam masjid. Toko itu memiliki koleksi buku tentang Muhammad dan tata cara shalat. Seorang pria menanyakan apakah ia seorang Muslim. Anthony lantas menjawab, “Apakah saya Muslim, apa yang ia maksud dengan itu? Saya bilang ‘Ya saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusannya’.”

“Ah, bila demikian, Anda Muslim. Ini waktunya shalat, mari kita shalat,” ajak lelaki itu.

Anthony kebetulan datang ke toko buku itu saat hari Jumat. Ia yang tak paham gerakan shalat hanya berusaha shalat dengan gerakan yang ia tahu saja. Masih salah disana-sini. “Setelah itu orang-orang mengelilingi saya dan mengajarkan saya cara shalat yang benar. Itu rasanya fantastis!”

Namun butuh dua tahun sebelum akhirnya ia resmi bersyahadat dan menjadi Muslim. Anthony mengaku menyesal telah menyia-nyiakan waktu dua tahun sebelum menjalani Islam dengan baik. “Aku tahu kebenaran tapi tak segera menjalankannya. Itu adalah kondisi yang buruk. Jika kita tidak tahu, maka tidak dikenai dosa. Tapi masalahnya saya tahu apa yang benar,” katanya. Kini Anthony telah berganti nama menjadi Abdur Raheem Green. Seorang Muslim. [islampos]
Read More

Minggu, 05 Mei 2013

Delapan Daftar Kesesatan Ajaran Ahmadiyah

0
BERIKUT ini adalah daftar kesesatan dan penyimpangan akidah Islam oleh kelompok Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). Artikel ini adalah hasil penelitian Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam (LPPI)yang dirilis nahimunkar.com.

A. KESESATAN AHMADIYAH

1. Penodaan Agama Ahmadiyah dengan Nabi Palsunya Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908M). Mirza Ghulam Ahmad mengaku diutus Allah (sesudah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam):
اِنَّا اَرْسَلْنَا اَحْمَدَ اِلَى قَوْمِهِ فَاَعْرَضُوْا وَقَالُوْا كَذَّابٌ اَشِرٌ

“Sesungguhnya Kami mengutus Ahmad kepada kaumnya, akan tetapi mereka berpaling dan mereka berkata: seorang yang amat pendusta lagi sombong” (Tadzkirah, halaman 385).

Bandingkan dengan ayat Al-Qur’an:

إِنَّا أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ أَنْ أَنْذِرْ قَوْمَكَ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابٌ أَلِيم

“Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih” (QS Nuh: 1).

Dalam Tadzkirah itu, Mirza Ghulam Ahmad berdusta, mengatasnamakan Allah telah mengutus Ahmad (yaitu Mirza Ghulam Ahmad) kepada kaumnya. Mirza Ghulam Ahmad telah berdusta, mengangkat dirinya sebagai Rasul utusan Allah, disejajarkan dengan Nabi Nuh as yang telah Allah utus. Hingga di ayat-ayat buatan Mirza Ghulam Ahmad dibuat juga seruan dusta atas nama Allah agar Mirza Ghulam Ahmad membuat perahu.

2. Mirza Ghulam Ahmad mengaku diutus Allah untuk seluruh manusia (sesudah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam):

قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْ نِىْ يُحْبِبْكُمُ اللهُ  – وَقُلْ يَآاَيُّهَا النَّاسُ اِنِّى رَسُوْلُ اللهِ اِلَيْكُمْ جَمِيْعًا

Artinya: “Katakanlah (wahai Ahmad): Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihimu – dan katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua”. (Tadzkirah hal: 352)

Catatan dari LPPI:

Ayat-ayat ini adalah rangkaian dari beberapa ayat suci Al-Qur’an, yaitu surat Ali Imran 31 dan surat Al-A’raf 158.

Semua ayat ini dibajak dengan perubahan, penambahan, dan pengurangan, lalu dirangkaikan menjadi ayat-ayat dalam Kitab Suci Ahmadiyah “TADZKIRAH”.

3. Ghulam Ahmad membajak ayat-ayat Al-Qur’an tentang Nabi Isa as namun dimaksudkan untuk diri Mirza.

وَ لِنَجْعَلَهُ اَيَةً لِّلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِّنَّا وَكَانَ اَمْرًامَقْضِيًّا – يَاعِيْسَى اِنِّى مُتَوَفِّيْكَ وَرَافِعُكَ اِلَىَّ وَ مُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَجَاعِلُ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْكَ فَوْقَ الَّذِيُنَ كَفَرُوْا اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ – ثُلَّةٌ مِنَ اْلاَوَّ لِيْنَ وَثُلَّةٌ مِنَ اْلآَخِرِيْنَ

Artinya:“Dan agar Kami dapat menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami, dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan – Wahai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku dan mensucikanmu dari orang-orang yang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat – Yaitu Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan besar (pula) dari orang yang kemudian”. (Tadzkirah hal: 396)

Catatan dari LPPI:

Ayat-ayat ini adalah rangkaian dari beberapa ayat suci Al-Qur’an, yaitu surat Maryam ayat 21, Ali Imran ayat 55, dan Al-Waqi’ah ayat 39-40.

Semua ayat ini dibajak dengan perubahan, penambahan, dan pengurangan, lalu dirangkaikan menjadi ayat-ayat dalam Kitab Suci Ahmadiyah “TADZKIRAH”.

4. Ahmadiyah Memiliki Kitab Suci sendiri namanya Tadzkirah, yaitu kumpulan wahyu suci (wahyu muqoddas). Mirza Ghulam Ahmad mengaku diberi wahyu Allah:

اِنَّ السَّمَوَاتِ وَالاَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا
فَفَتَقْنَاهُمَا-  قُلْ اِنَّمَا اَناَ بَشَرٌ يُّوْحَى اِلَيَّ َانَّمَآ اِلَهُكُمْ اِلَهٌ وَاحِدٌ

Artinya: “Bahwasanya langit dan bumi itu keduanya adalah sesuatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya – katakanlah sesungguhnya aku (Ahmad) ini manusia, yang diwahyukan kepadaku bahwasannya  Tuhan kalian adalah Tuhan yang Maha Esa”. (Tadzkirah halaman: 245)

Ayat-ayat buatan Mirza Ghulam Ahmad itu dicomot dari sana-sini dengan mengadakan pengurangan dari ayat-ayat suci Al-Qur’an, dan penyambungan yang semau-maunya yaitu surat Al-Anbiya’ ayat 30 dan surat Al-Kahfi ayat 110.

أَوَلَمْ يَرَالَّذِيْنَ كَفَرُوْآ أَنَّ السَّمَوَاتِ وَالاَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا

Artinya: “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya”. (Qs Al-Anbiya: 30).

قُلْ اِنَّمَآ اَناَ بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوْحَى اِلَيَّ أَ نَّمَآ اِلَهُكُمْ اِلَهٌ وَاحِد

Artinya: “Katakanlah: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa”. (Qs. Al-Kahfi: 110).

Semua ayat ini dibajak dengan perubahan maksud, pengurangan, lalu dirangkaikan menjadi ayat-ayat dalam Kitab Suci Ahmadiyah “TADZKIRAH”. Ketika ayat Al-Qur’an bicara qul (katakanlah) di situ maksudnya adalah Nabi Muhammadshallallahu ‘alaihi wasallam. Sehingga manusia yang diberi wahyu dalam ayat Al-Qur’an itu adalah Nabi Muhammadshallallahu ‘alaihi wasallam. Namun secara licik, Mirza Ghulam Ahmad telah memlintir maksud ayat Al-Qur’an itu ketika dia masukkan ke dalam apa yang dia klaim sebagai wahyu untuk dirinya, maka manusia yang diberi wahyu itu adalah Mirza Ghulam Ahmad. Ini jelas-jelas Mirza Ghulam Ahmad telah berdusta atas nama Allah Subhanahu wa Ta’ala, sekaligus menyelewengkan dan menodai kitab suci umat Islam, Al-Qur’anul Karim, dengan cara keji.

5. Merusak aqidah/keyakinan Islam:

a. Mirza Ghulam Ahmad mengaku bahwa Allah itu berasal dari Mirza Ghulam Ahmad

اَنْتَ مِنِّىْ وَاَناَ مِنْكَ

“Kamu berasal dari-Ku dan Aku darimu” (Tadzkirah, halaman 436).

b. Mirza Ghulam Ahmad, mengaku berkedudukan sebagai anak Allah. Ini Allah dianggap punya anak:

اَ نْتَ مِنِّى بِمَنْزِلَةِ وَلَدِىْ

“Kamu di di sisi-Ku pada ke-dudukan anak-Ku” (Tadzkirahhalaman 636).

6. Menganggap semua orang Islam yang tidak mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Rasul adalah musuh. KitabTadzkirah halaman 402:

سَيَقُوْلُ الْعَدُوُّ لَسْتَ مُرْسَلاً

“Musuh akan berkata: kamu (Mirza Ghulam Ahmad) bukanlah orang yang diutus (Rasul)” (Tadzkirah halaman 402)

7. Selain golongannya maka dianggap kafir dan dilaknat.

Tadzkirah, halaman 748-749:

لَعْنَةُ اللهِ عَلَى الَّذِىْ كَفَرَ

“Laknat Allah ditimpakan atas orang yang kufur.”

َانْتَ اِمَامٌ مُّبَارَكٌ لَعْنَةُ اللهِ عَلَى مَنْ كَفَرَ

“Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur.”

بُوْرِكَ مَنْ مَّعَكَ وَمَنْ حَوْلَكَ.

“Kamu adalah Imam yang di-berkahi, Laknat Allah ditimpa-kan atas orang yang kufur.”

8. Memutar balikkan ayat-ayat Al-Qur’an. Contohnya:

تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّ مَاكَانَ لَهُ اَنْ يَّدْخُلَ فِيْهَا اِلاَّ خَائِفًا

“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa – Dia itu tidak masuk ke dalamnya (neraka), kecuali dengan rasa takut.”

Di dalam Al-Qur’an, bunyi ayatnya:

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَب مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَب

“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan” (Qs Al-Lahab: 1-2).(islampos)
Read More

Jumat, 05 April 2013

Mati Syahid

0
DARI sejak zaman Rasul sampai sekarang, Islam terus ditegakkan. Penegakan Islam di muka bumi ini sering kali harus terjadi dengan cara-cara yang berdarah alias mati syahid. Salah satu yang paling kentara dalam sebuah tanda mati syahid adalah tiadanya polemik di semua kaum Muslimin. Lihatlah, bagaimana pejuang Mujahiddin di Afgahnistan. Seberapa orang tidak suka dengan perjuangan dan cara kaum Mujahiddin, namun kaum Muslimin di seluruh dunia masih tetap mengakui bahwa mereka mati terhormat. Orang-orang yang mati syahid mendapatkan penghormatan dari seluruh dunia.
Allah SWT, dalam berbagai nash Al-Quran dan petikan hadist, sudah memberikan tujuh keutamaan kepada orang yang mati syahid  yaitu:

1. Bau darahnya seperti aroma misk

“Demi dzat yang jiwaku ditanganNya! Tidaklah seseorang dilukai dijalan Allah-dan Allah lebih tahu siapa yang dilukai dijalanNya-melainkan dia akan datang pada hari kiamat : berwarna merah darah sedangkan baunya bau misk,” (HR. Ahmad dan Muslim).

Dr. Abdullah Azzam menyampaikan, “Subhanallah! Sungguh kita telah menyaksikan hal ini pada kebanyakan orang yang mati syahid. Bau darahnya seperti aroma misk (minyak kasturi). Dan sungguh disakuku ada sepucuk surat-diatasnya ada tetesan darah Abdul wahid(Asy Syahid, insya Allah)- dan telah tinggal selama 2 bulan, sedangkan baunya wangi seperti misk.”

2. Tetesan darahnya merupakan salahsatu tetesan yang paling dicintai Allah.

“Tidak ada sesuatu yang dicintai Allah dari pada dua macam tetesan atau dua macam bekas : tetesan air mata karena takut
kepada Allah dan tetesan darah yang tertumpah dijalan Allah; dan adapun bekas itu adalah bekas (berjihad) dijalan Allah dan bekas penunaian kewajiban dari kewajiban-kewajiban Allah,” (HR. At Tirmidzi – hadits hasan).

3. Ingin dikembalikan lagi ke dunia (untuk syahid lagi)

4. Ditempatkan di surga firdaus yang tertinggi

5. Arwah Syuhada ditempatkan di tembolok burung hijau

6. Orang yang mati syahid itu hidup

7. Syahid itu tidak merasakan sakitnya pembunuhan

“Orang yang mati syahid itu tidak merasakan (kesakitan) pembunuhan kecuali sebagaiman seorang diantara kalian merasakan (sakitnya) cubitan.” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i – hadits hasan)

Dan diriwayat yang shahih : “Orang yang mati syahid itu tidak mendapatkan sentuhan pembunuhan kecuali sebagaimana salah seorang diantara kalian mendapatkan cubitan yang dirasakannya.”

Dr. Abdullah Azzam menceritakan, ” Kami melihat hal ini pada saudara kami, Khalid al-kurdie dari Madinah al Munawwaroh ketika ranjau meledak mengenainya, sehingga terbang kakinya, terbelah perutnya, keluar ususnya dan terkena luka ringan pada tangan luarnya. Datanglah Dr. Shalih al-Laibie mengumpulkan ususnya dan mengembalikan kedalam perutnya seraya menangislah Dr. Shalih. Maka bertanyalah Khalid al-Kurdie kepadanya : ‘Mengapa engkau menangis, dokter? Ini adalah luka ringan pada tanganku.’ dan tinggalah dia berbincang-bincang dengan meraka selama 2 jam hingga akhirnya ia menjumpai Allah. Dia tidak merasakan bahwasanya kakinya telah terpotong dan perutnya terbuka.” [sumber: ar-rahmah]
Read More